Hujan itu hanya untuknya
Move on.. Ya, kata-kata itulah yang sering kamu bagikan untuk orang-orang disekitarmu. Semangatmu, karakter jiwa mudamu yang sangat besar. Kata-kata itu, satu tahun lalu yang aku dengar darimu. Ajaibnya kata-kata itulah yang sudah berhasil membangunkan jiwaku dari keterpurukan yang aku alami selama beberapa tahun lalu, dan saat ini sudah aku sebut sebagai masa lalu. Terimakasih... hanya itulah yang ingin aku ucapkan padamu, tapi sampai saat ini aku belum pernah mengucapkannya.. lucu ya.. tapi inilah aku. Maaf jika aku menyampaikan lewat tulisan ini, semoga kamu bersedia membacanya. Saat kemarin kamu beritahu aku, kalau kamu akan datang ke rumah. Tidak banyak yang aku pikirkan. Aku hanya akan menerima kedatanganmu dengan baik, dan aku serahkan semuanya pada-Nya. Setelah kepulanganmu, aku mulai berpikir atas semua ucapanmu. “Sebuah proses tidaklah penting, hasil akhirlah yang terpenting” Selama satu malam, aku merenung.. menelaah apa maksud dari per...
Komentar
Posting Komentar